Guardiola Mendapatkan Penghargaan Pelatih Terbaik Liga Inggris

Josep Guardiola

Josep Guardiola yang merupakan manajer utama di Manchester City, telah dipilih sebagai pelatih terbaik Liga Inggris di bulan Februari lalu. Sementara, penghargaan pemain terbaik jatuh pada pemain Tottenham Hotspur, Harry Kane.

Dengan ditunjuknya Guardiola dalam penghargaan tersebut, tidak begitu mengejutkan. Karena sejak di tangani olehnya, The Citizen mampu menampilkan permainan gemilang di Liga Inggris di sepanjang Februari. Yang mana Sergio Aguero dan kawan-kawan sukses memenangkan tiga laga.

Pada bulan Februari lalu, Manchester City berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 4-0 saat berhadapan dengan West Ham United. Sebelum menaklukan Swansea City melalui gol penentu yang dilepaskan oleh Gabriel Jesus. Dengan ditutup kemenangan 2-0 melawan Bournemouth.

Ini merupakan penghargaan di bulan pertama yang diraih oleh mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen sejak menjadi pelaih di Inggris. Dan juga Harry Kane yang bermain dengan mengesankan sejak pulih dari cedera pada bagian pergelangan kaki. Kane telah mencetak empat gol sepanjang Februari lalu dan membuat hattrick saat berhadapan dengan Stoke City dengan skor 4-0.

Josep-Guardiola
Guardiola memberikan isyarat

Guardiola Merendah Saat Meraih Penghargaan Pelatih Terbaik

Pep Guardiola telah memberikan kejutan di Liga Inggris, setelah dirinya melatih klub Manchester City dengan meraih penghargaan sebagai pelatih terbaik di Liga Inggris pada Februari lalu. Raihan yang didapatkan olehnya, berkat sukses memenangkan tiga kali untuk City di bulan Februari.

Namun, di beberapa pekan terakhir ini Pep Guardiola dianggap gagal dalam mempertahankan peforma terbaik Citizen. Yang membuat dirinya, mendapatkan sebuah julukan baru disebut Fraudiola. Kata tersebut di ambil dari kata fraud yang artinya gadungan.

Dengan hal itu, foto Guadiola yang berpose memegang penghargaan itu telah banyak diperincangkan di sosial media. Kemungkinan dari wajah yang terlihat biasa saat berfoto dengan trofi, yang tidak memancarkan rasa kegembiraan sama sekali di wajah sang pelatih.

“Saya rasa lemari Conte sudah penuh dengan banyak penghargaan yang diraih. Maka dari itu, alasan mengapa mereka memberikan penghargaan tersebut kepada orang lain,” ujarnya.

Itulah tanggapan yang dilontarkan oleh Guardiola mengenai penghargaan pelatih terbaik Liga Inggris pertamanya.

Pep Guardiola Pelatih Terbaik
Pep Guardiola Pelatih Terbaik

Ronald De Boer Yakin Guardiola Bisa Buat Manchester City Kuat

Ronald de Boer merasa yakin jika Pep Guardiola mampu membuat Manchester City menjadi spesial di musim mendatang, usai gagal di kompetisi pertamanya. Guardiola yang mendapatkan banyak kritikan di debut musim pertamanya di Liga Primer Inggris, yang hanya menempati ketiga.

Dengan adanya pemain baru seperti Baernando Silva dan Ederson Moraes yang didatangkan pada musim panas ini. The Citizen memiliki harapan yang besar di musim depan dan mantan rekan rekan setim Guardiola ketika bermain di Barcelona, De Boer menjadi yakin sang pelatih itu bisa memberikan jawaban.

“Saya yakin dia mampi memberikan peningkatan Manchester City di musim mendatan, tanpa diragukan lagi,” ucapnya kepada media.

“Saya bisa berkata seperti ini, karena dia merupakan pelatih terbauk. Dia dapat merubah permainan dan membuat tim bermain. Tentunya membuat orang-orang menjadi tertarik utuk melihatnya.”

“Para pendukung akan bersemangat untuk datang ke stadion karena ingin melihat sesuatu. Meski hasilnya tidak selalu bagus, tetapi mereka akan melihat para pemain akan tampil mengesankan. Meraka pun akan melakuakan dengan caranya untuk bisa memenangkan pertandingan.”

“Barcelona bermain di pertandingan yang sulit dan tetap juara di Liga Champions. Kebanyakan orang membicarakan pertahanan mereka rapuh, num tidak. Mereka mampu bermain dengan gemilang dan mereka disukai, maka Pep akan membuat semua ini di City.”

Rooney: Alex Ferguson Pelatih Terbaik di Liga Inggris

sir alex ferguson

Wayne Rooney yang merupakan striker Manchester United telah mengatakan dengan penuh keyakinan, bahwa Sir Alex Ferguson pelatih terbaik di Liga Inggris. Pelatih itu memiliki kepribadian yang luar biasa, dan akrab dengan semua pemain.

Seperti yang diketahui, baik pemain dan pelatih pernah bekerjasama di Old Trafford sejak tahun 2004 sampai 2013. Atau bisa dikatakan saat Alex Ferguson memutuskan untuk pensiun dari jabatannya. Meski keduanya memiliki hubungan yang pasang surut, Rooney memberikan respek kepada mantan pelatihnya tersebut.

“Sir Alex Fergusoan merupakan sosok pria yang benar-benar penting,” ucap Rooney kepada media.

“Saya mengucapkan terima kasih kepadanya, yang telah memberikan kepercayaan kepada saya dari Everton. Menurut saya, dia merupakan pribadi dan pelatih yang sangat luar biasa, terlebih ambisinya di sebuah pertandingan. Dia sudah banya membantu saya dan pemain lainnya.”

sir-alex-ferguson
alex ferguson yang sedang mengatur tim asuhannya

Kedatangan Rooney di Manchester United Berkat Alex Ferguson

Wayne Rooney yang didatangkan dari klub yang berjuluk The Toffees dengan harga 25 juta poundsterling, ketika masih berumur 18 tahun.  Penyerang itu pun terus berkembang dalam penampilannya di setiap pertandingan yang di jalani oleh Manchester United.

Rooney pun menjadi penyerang andalan bagi The Red Devils, yang telah mencetak banyak gol untuk timnya. Peningkatan pada dirinya tersebut memang tidak luput dari Alex Ferguson yang memberikan kepercayaannya dengan penuh.

Dia pun juga menambahkan: “Ketika itu saya tiba di skuat sebagai pemain muda dan disana ada beberapa pemain muda lainnya. Dia mendatangkan semuanya secara bersamaan dan membuat kami menhadu klub juara di dunia.”

“Saya benar-benar berterima kasih dengan semua yang dia lakukan. Semua hal itu terasa sangat hebat. Sir Alex merupakan pelatih terbaik yang pernah ada dan dia pun mengakui kemampuan yang saya miliki. Hal itu, membuat saya diinginkan untk bermain di klub ini, dengan begitu sebuah kehormatan bagi saya,” tutupnya.

alex ferguson
alex ferguson berteriak kepada para pemainnya

Mantan Pelatih Manchester United Khawatir Dengan Mantan Klubnya

Sir Alex Ferguson yang telah meninggalkan bangku kepelatihan di Manchester United di tahun 2013, mengaku masih gugup terhadap mantan timnya melawan Liverpool dan Manchester City. Pelatih itu yang bekerja untuk Red Devils selama 26 tahun, merujuk sejarah dalam perjalanan rivalitas sebagai penyebabnya.

“Sulit bagi saya menghilangkan MU di dalam hati. Saat ini saya merasa tenang dan bisa menikmati tiap pertandingan. Namun tidak, ketika bertemu dengan Liverpool dan Manchester City. Dimana kedua klub tersebut merupakan pesaing utama,” ujar Ferguson kepada media.

Manchester United yang tertinggal dari Liverpool dalam mengkoleksi gelar Liga Primer Inggris ketika datang di Old Trafford, bulan November 1986. The Red Devils saat ini masih memimpin 20 berbanding dengan 18 gelar.

Akan tetapi, kompetisi diantara kedua tim tidak terjadi di dalam lapangan. Yang mana persaing Manchester United dan Liverpool merupakan dampak rivalitas di kota asal masing-masing klub dalam revolusi industri.

“Pertandingan Manchester United ketik bertemu dengan Liverpool sangat sengit,” katanya.

Namun, belakangan ini muncul Manchester City. Dimana Posisi mereka yang merupakan rivalitas membuat persaingan Manchester United semakin bertambah. Dana yang diberikan dari Sheihkh Mansour menjadi modal bagi The Citizen.

Yang pada sebelumnya, City selalu pasang surut di dalam kompetisi sepak bola Inggris dan tidak mampu menadingi United. Namun kini, mereka telah mendapatkan kekuatan baru.

Semua itu berkat Sheick Mansour yang datang di tahun 2009, Manchester City mampu mengakhiri kompetisi empat kali dibandingkan The Red Devils.

“Manchester City saat ini sedang memainkan peran penting dalam bersaing gelar juara,” tutup Ferguson.