Kiper Terbaik Dunia di Spanyol Sepanjang Masa

Tidak hanya di Italia saja yang menghasilkan kiper terbaik dunia, melainkan Spanyol yang merupakan negara Eropa pun banyak menghasilkan kiper ternama. Sebagian kiper tersebut tidak hanya bermain di negaranya sendiri, tetapi mereka juga berkarir di sebuah klub besar di tiap negara Eropa.

Selain memiliki kemampuan di dirinya dan prestasi yang diraih bersama tim nasional ataupun klub. Leadership skill pun merupakan salah satu pertimbangan untuk menentukan ranking di dalam daftar ini. Mungkin sebagian banyak orang sudah mengenal kiper-kiper terbaik ini.

Namun, kita harus mengetahui apa tugas kiper di dalam sebuah tim sepak bola. Kiper merupakan seseorang yang indentik dengan sarung tangan, yang bertugas menjaga gawang timnya agar tidak kebobolan dari tim lawan. Dimana penjaga gawang bagian permainan yang spesial, karena hanya dia yang boleh menyentuh bola dengan tanggannya (hanya di zona penalti).

Berikut nama-nama kiper terbaik di Dunia Liga Spanyol:

  • Iker Casillas

Iker Casillas
Casillas usai menyelematkan gawangnya

Kiper satu ini memiliki bakat yang mampu menjaga gawangnya dengan baik, leadership skill, serta prestasi yang didapatkannya bersama klub dan timnas. Hal ini lah yang membuat Iker Casillas layak menempatkan posisi teratas dalam daftar kiper terbaik sepanjang masa di Spanyol.

Dia pun mendapatkan kepercayaan sebagai kiper utama di Real Madrid di tahun 2000. Casillas sendiri telah meraih lima gelar juara di La Liga dan dua kali mendapatkan Liga Champions bersama Los Blancos. Dan merupakan penjaga gawang andalan timnas Spanyol yang sukses meraih gelat World Cup 2010, Euro 2008, dan Euro 2012.

  • Ricardo Zamora

Ricardo Zamaro
Zamora tengah menyelamatkan gawangnya

Penjaga gawang ini merupakan kiper tertangguh pada masanya, bahkan dia pun dianggap sebagai kiper terbaik dalam sejarah sepakbola Spanyol. Namanya pun diabadikan untuk dijadikan penghargaan tahunan yang akan diberikan untuk kiper terbaik di Liga Spanyol.

Ricardo Zamora sudah berkari dari tahun 1916 sampai dengan 1937, yang mana kiper itu bermain di tiga klub besar seperti, Barcelona, Espanyol dan Real Madrid. Momen yang selalu dikenang, ketika dia tampil sebagai kiper timnas Spanyol berhadapan dengan melawan Inggris.

  • Antoni Ramallets

Antoni Ramallets
Ramallets sedang berlatih

Tidak hanya kiper Barcelona yang dianggap sukses  dan berkualitas dibandingkan dengan Zubizarreta dan Victor Valdes, maka terdapat satu nama yaitu Antoni Ramallets. Penjaga gawang itu berkari selama 16 tahun bersama El Barca, dari tahun 1946 sampai dengan 1962.

Pada eranya, kiper tersebut sudah membawa Barcelona meraih enam kali juara La Liga dan Lima trofi Copa del Rey. Tidak sekedar itu, dia mendapatkan lima kali gelar Zamora Trophy. Selam berkarir, Ramllets sudah bermain sebanyak 35 laga bersama timnas Spanyol.

  • Victor Valdes

Victor Valdes
Valdes merayakan kemenangan timnya

Meski kiper satu ini sempat mendapatkan banyak kritikan yang selalu melakukan blunder, jika dilihat dari statistik Valdes merupakan kiper terbaik Spanyol. Dimana, sang kiper sudah mendapatkan gelar Zamora Trophy dan jumlah yang dimilikinya saat ini masih bisa bertambah. Karena sampai saat ini dia masih berkarir.

  • Pepe Reina

Pepe Reina
ekspresi pepe reina setelah timnya mencetak gol

Penjaga gawang ini merupakan pemain asli dari didikan Youth Academy Barcelona yang terpaksa hijrah ke klub lain, karena tidak mendapatkan tempat di skuat inti El Barca. Dengan mengejutkan, karir di klub barunya, Villareal terbilang mengesankan. Dan dia pun bergabung dengan Liverpool ddi tahun 2005 dan diberikan kepercayaan sebagai kiper utama.

Zinedine Zidane Pelatih Terbaik Dunia di Spanyol

zinedine-zidane-real-madrid

Real Madrid yang memiliki seoran pelatih bernama Zinedine Zidane, setelah mengantarkan timnya meraih juara Liga Champions lebih memilih merendah. Hal tersebut terlihat dengan jelas, ketika wartawan memberikan pertanyaan mengenai tanggapan bahwa dia merupakan pelatih terbaik dunia saat ini.

“Menjadi pelatih terbaik di dunia ? tidak, tidak mungkin itu yang sudah saya lakukan,” ucap Zidane setelah laga di Cardiff, Wales.

Sebelum tampil di laga putaran final, timnya menjadi juara menumbangkan Juventus di final yang mengakhiri skor 4-1.

“Saya tidak harus patah arang sebelumnya dan saya pun bukanlah orang yang cerdas saat ini. Saya benar-benar menyukai sepak bola, saya terus berusaha dengan keras. Terlepas dari semua itu saya sedang tinggal bersama klub besar yang dapat mengandalkan pemain yang luar biasa,” tambah Zidane.

zinedine zidane
zinedine zidane yang mengatur timnya di sebuah pertandingan

Zidane Sukses Kembali Memberikan Gelar Liga Champions Untuk Real Madrid

Zinedine Zidane akhirnya membuktikan dalam mempertahankan gelar Liga Champions bagi Real Madrid di musim ini. Ini merupakan sebuah momen yang sangat spesial bagi Zidane, yang mana pada musim pertamanya dia pun membawa timnya raih gelar kompetisi ini.

Sekarang ini, dia pun berhasil memastikan Madrid dalam perolehan persetasi sepanjang sejarah klub yang mempertahankan gelar. Sekaligus melengkapinya dengan gelar La Liga yang telah diraihnya terlebih dahulu. Dengan keberhasilan ini, Zidane akan tetap menjadi pelatih Real Madrid.

“Apa saya akan menetap disini? Itu sudah pasti, akan tetapi saat ini kita harus menikmati semua ini,” ucap pelatih kebangsaan Perancis tersebut.

Zidane pun memberikan penilain, langkah tinmnya untuk meraih gelar juara Liga Champions tidak lah mudah di musim ini.

“Ini merupakan sebuah musim yang benar-benar hebat, saya mengucapkan selamat kepada semua pemain dan juga klub-klub hebat yang mengikuti kompetisi ini.”

“Dengan pemain yang dimiliki klub ini dan juga berkat hasil kerja keras mereka, kami mampu mendapatkan semua ini. Kami sadar dengan hal itu. Saya merasa sangat senang, Mungkin anda tidak dapat melihatnyam namun jauh di lubuk hati saya merasa sangat luar biasa,” tutupnya.

Zinedine Zidane Real Madrid
zidane yang menyapa penggemar real madrid

Zidane Pelatih Terbaik Dunia dan Tekun Puasa

Zinedine Zidane merupakan sosok pelatih yang menunjukkan kehebatannya setelah membawa Real Madrid dalam mempertahankan gelar juara Liga Champions musim ini, di Stadion Millennium. Meski karir terbilang luar biasa dalam menjabat sebagai pelatih, dia selalu merendah diri.

Pelatih yang panggilan akrabnya Zizou itu tidak inginm mengatakan bahwa dirinya merupakan pelatih terbaik dunia saat ini. Zidane sendiri dikenal sebagai seorang muslim yang taat dalam ibadah. Sejak dia berkarir sebagai pemain sepak bola di berbagai Liga di dunia, di tiap bulan Ramadhan, Zidane selalu menjalankan ibadah puasa.

Yang mana rentetan pertandingan yang dilakoninya saat bulan puasa, terus dijalani olehnya. Saat ini, Zidane menjadi pelatih utama yang membawa klubnya menjuarai Liga Champions dua kali berturut-turut. Yang mana sebelumnya, Real Madrid menjuarai ajang bergengsi tersebut musim 2016-2017 usai menundukkan Juventus 1-4.

Sejak kompetisi yang berganti format menjadi Liga Champions, tidak ada seorang pelatuh yang bisa mengantarkan tim asuhannya mempertahankan gelar juara tersebut.

Dimana pelatih terkahir kala itu, Arrigo Sachi yang membawa AC Milan meraih juara Piala Champions di tahun 1989 dan 1990. Ini adalah sebuah prestasi yang sangat gemilang bagi Zinedine Zidane. Pria berdarah aljazair itu sebagai pelatih yang hebat.

Zidane yang memulai karirnya sebagai pelatih utama di Madrid sejak 4 Januari 2016 silam. Ketika itu Zidane berhasil memberikan lima gelar di ajang yang berbeda untuk Real Madrid.