Massimiliano Allegri Siap Merombak Lini Depan Juventus

Massmiliano Allegri

Pelatih Juventus yang bernama Massimiliano Allegri, mengatakan bahwa dirinya melihat celah dari kelemahan di dalam skuarnya sekarang ini. Sehingga, dia berharap pihak klub bertindak dengan cepat di bursa transfer musim panas kali ini.

Usai tim asuhanya melewati musim 2016-2017 kemarih, pelatih terbaik Juventus itu menilai di skuat Bianconerri memiliki kelemahan pada bagian sayap mereka. Allegri pun begitu mengharapkan dapat membeli pemain yang berposisi winger untuk menutup kekurangan tersebut.

Dengan begitu pihak klub pun sudah menglist nama-nama pemain yang siap untuk pembelian. Seperti Angel Di Maria, Douglas Costa dan yang terakhir Federico Bernardeschi. Allegri pun membenarkan pernyataan itu, yang aman dari nama pemain tersebut akan di datangkan untuk mengisi skuatnya.

Massmiliano Allegri Juventus
allegri tengah mengatur pemain yang berada di dalam lapangan

Allegri Melihat Juventus Masih Memiliki Kekurangan

Massimiliano Allegri mengakui adanya kelemahan pada bagian lini depan dalam skuatnya. Maka dari itu, pelatih tersebut berharap pihak klub merealisasikan beberapa pemain yang dapat memperkuat saya pada skuatnya.

“Saat ini saya mengatakan, mengenai jumlah pemain, semua pemain sudah lengkap terkecuali di bagian lini depan,” kata Allegri kepada media.

“Tentunya, anda akan memikirkan sebagian pemain yang pergi dari klub dan harus mencari penggantinya. Namun, klub ini sudah memiliki para pemain yang berkualitas. Sehingga mereka akan mempertimbangkan hak-hal dengan baik.”

“Kami pun telah mendapatkan hasil yang penting dari Italia dan Eropa. Namun, kami tidak dapat meraih gelar Liga Champions. Maka dari itu, kami akan berusaha untuk mewujudkannya di musim mendatang.”

Juventus yang gagal untuk meraih treble winners di musim lalu, setelah mereka dibantai 4-1 oleh Real Madrid di laga final Liga Champions. Usai Old Lady meraih dua gelar juara Scudetto dan Coppa Italia. Sang pelatih pun sangat yakin dalam menghadapi musim baru nanti, Juventus akan lebih kuat.

“Saya bernilai jika musim ini, Juventus akan memiliki pemain yang mampu tampil lebih baik di Liga Champions,” tutupnya.

Massmiliano-Allegri-Juventus
allegri tidak menerima keputusan wasit

Allegri Ingin Datangkan Pemain Sayap

Pelatih Juventus yaitu Massmiliano Allegri telah memiliki niat untuk melanjutkan kembali menggunakan formasi 4-2-3-1 di musim depan. Pelatih itu memberikan penilaian, jika skuatnya saat ini membutuhkan pemain sayap dalam melengkapi timnya.

Ada beberapa pemain yang menjadi incaran Juventus seperti Angel Di Maria, Douglas Costa dan Federico Bernardeschi. Allegri pun mengakui akan mendatangkan salah satu pemain sayap untuk bisa mengisi di dalam skuatnya pada musim ini.

“Kami akan berupaya dan memberikan kelanjutan sistem permainan untuk yang kami mulai di empat bulan sillam,” ucap Allegri.

“Tentu saja, kami akan melihat pemain mana yang akan masuk dalam skuat. Ada juga beberapa pemain yang akan didatangkan dan itu membuat perubahan pada kami,” tambah sang pelatih.

Pelatih berusia 49 tahun itu beranggapan bahwa skuatnya kini sudah lengkap, meski dia merasa butuh pemain tambahan di lini depan. Allegri berpikir jika Juventus masih sanggup dalam bersaing untuk merebutkan piala Liga Champions di musim depan. Setelah timnya dikalahkan di laga final oleh Real Madrid.

“Tentu, anda aka berpikir mengenai siapa yang pergi dan pengganti, tetapi klub ini sangat bagus. Denganb begitu, mereka akan berpikir dua kali untuk menemukan yang terbaik,” jelasnya.

“Saya merasa Juventus akan memiliki pemain yang dapat bermain dengan hebat di Liga Champions lagi,” ujarnya.

Zinedine Zidane Pelatih Terbaik Dunia di Spanyol

zinedine-zidane-real-madrid

Real Madrid yang memiliki seoran pelatih bernama Zinedine Zidane, setelah mengantarkan timnya meraih juara Liga Champions lebih memilih merendah. Hal tersebut terlihat dengan jelas, ketika wartawan memberikan pertanyaan mengenai tanggapan bahwa dia merupakan pelatih terbaik dunia saat ini.

“Menjadi pelatih terbaik di dunia ? tidak, tidak mungkin itu yang sudah saya lakukan,” ucap Zidane setelah laga di Cardiff, Wales.

Sebelum tampil di laga putaran final, timnya menjadi juara menumbangkan Juventus di final yang mengakhiri skor 4-1.

“Saya tidak harus patah arang sebelumnya dan saya pun bukanlah orang yang cerdas saat ini. Saya benar-benar menyukai sepak bola, saya terus berusaha dengan keras. Terlepas dari semua itu saya sedang tinggal bersama klub besar yang dapat mengandalkan pemain yang luar biasa,” tambah Zidane.

zinedine zidane
zinedine zidane yang mengatur timnya di sebuah pertandingan

Zidane Sukses Kembali Memberikan Gelar Liga Champions Untuk Real Madrid

Zinedine Zidane akhirnya membuktikan dalam mempertahankan gelar Liga Champions bagi Real Madrid di musim ini. Ini merupakan sebuah momen yang sangat spesial bagi Zidane, yang mana pada musim pertamanya dia pun membawa timnya raih gelar kompetisi ini.

Sekarang ini, dia pun berhasil memastikan Madrid dalam perolehan persetasi sepanjang sejarah klub yang mempertahankan gelar. Sekaligus melengkapinya dengan gelar La Liga yang telah diraihnya terlebih dahulu. Dengan keberhasilan ini, Zidane akan tetap menjadi pelatih Real Madrid.

“Apa saya akan menetap disini? Itu sudah pasti, akan tetapi saat ini kita harus menikmati semua ini,” ucap pelatih kebangsaan Perancis tersebut.

Zidane pun memberikan penilain, langkah tinmnya untuk meraih gelar juara Liga Champions tidak lah mudah di musim ini.

“Ini merupakan sebuah musim yang benar-benar hebat, saya mengucapkan selamat kepada semua pemain dan juga klub-klub hebat yang mengikuti kompetisi ini.”

“Dengan pemain yang dimiliki klub ini dan juga berkat hasil kerja keras mereka, kami mampu mendapatkan semua ini. Kami sadar dengan hal itu. Saya merasa sangat senang, Mungkin anda tidak dapat melihatnyam namun jauh di lubuk hati saya merasa sangat luar biasa,” tutupnya.

Zinedine Zidane Real Madrid
zidane yang menyapa penggemar real madrid

Zidane Pelatih Terbaik Dunia dan Tekun Puasa

Zinedine Zidane merupakan sosok pelatih yang menunjukkan kehebatannya setelah membawa Real Madrid dalam mempertahankan gelar juara Liga Champions musim ini, di Stadion Millennium. Meski karir terbilang luar biasa dalam menjabat sebagai pelatih, dia selalu merendah diri.

Pelatih yang panggilan akrabnya Zizou itu tidak inginm mengatakan bahwa dirinya merupakan pelatih terbaik dunia saat ini. Zidane sendiri dikenal sebagai seorang muslim yang taat dalam ibadah. Sejak dia berkarir sebagai pemain sepak bola di berbagai Liga di dunia, di tiap bulan Ramadhan, Zidane selalu menjalankan ibadah puasa.

Yang mana rentetan pertandingan yang dilakoninya saat bulan puasa, terus dijalani olehnya. Saat ini, Zidane menjadi pelatih utama yang membawa klubnya menjuarai Liga Champions dua kali berturut-turut. Yang mana sebelumnya, Real Madrid menjuarai ajang bergengsi tersebut musim 2016-2017 usai menundukkan Juventus 1-4.

Sejak kompetisi yang berganti format menjadi Liga Champions, tidak ada seorang pelatuh yang bisa mengantarkan tim asuhannya mempertahankan gelar juara tersebut.

Dimana pelatih terkahir kala itu, Arrigo Sachi yang membawa AC Milan meraih juara Piala Champions di tahun 1989 dan 1990. Ini adalah sebuah prestasi yang sangat gemilang bagi Zinedine Zidane. Pria berdarah aljazair itu sebagai pelatih yang hebat.

Zidane yang memulai karirnya sebagai pelatih utama di Madrid sejak 4 Januari 2016 silam. Ketika itu Zidane berhasil memberikan lima gelar di ajang yang berbeda untuk Real Madrid.