Kandidat Pelatih Terbaik Dunia di Liga Champions 2015

Trofi pelatih terbaik

FIFA yang telah menyebutkan nama-nama pelatih terbaik dunia yang bermain di Liga Champions, untuk memperebutkan penghargaan Coach Of The Year 2015. Ada beberapa nama yang masuk dalam nominasi yang dianggap berprestasi di musim 2014/2015.

Dari 10 pelatih yang masuk dalam nominasi, terdapat satu nama yaitu Jorge Sampaoli yang tidak menangani klub. Dimana Sampaoli sendiri masuk ke dalam daftar calon pelatih terbaik di dunia, ketika dia membawa tim nasional Cile meraih gelar Copa Amerika 2015.

Di musim ini, peluang Luis Enrique untuk mendapatkan gelar juara sangat besar. Wajar, jika prestasi Enrique sepanjang musim 2015 sangat luar biasa. Pelatih tersebut telah memberikan Barcelona tiga trofi di ajang La Liga, Copa del Rey, Liga Champions.

Dan dia pun berhasil membawa Piala Super Eropa 2015, setelah mereka menumbangkan Sevilla di bulan Agustus lalu. Dengan begitu raihan gelar yang didapatkan oleh Enrique di 2015, memiliki peluang untuk bertambah di Piala Dunia Antarklub pada Desember silam.

Inilah 10 Calon Pelatih Terbaik Dunia 2015

  • Massimiliano Allegri (Juventus)

Massimiliano Allegri

Setelah Massimiliano Allegri dipecat oleh AC Milan pada tahun 2014 lalu, sang pelatih melanjutkan karirnya di Juventus. Bersama Old Lady, Allegri berhasil membuktikan kualitasnya sebagai pelatih yang meraih dua gelar sekaligus dalam satu musim , yaitu Scudetto dan Coppa Italia.

Pelatih yang kini menginjak usai 48 tahun itu sudah membawa Juventus tampil di final Liga Champions. Akan tetapi, Juve telah gagal memperebutkan trofi tersebut setelah dikalahkan Barcelona dengan skor akhir 1-3.

  • Carlo Ancelotti (Mantan Pelatih Real Madrid)

Carlo Ancelotti

Pelatih satu ini, gagal memberikan Real Madrid meraih gelar di musim 2014-2015. Carlo Ancelotti tetap masuk nominasi sebagai pelatih terbaik tahun ini. FIFA sendiri menganggap jika sosok pelatih tersebut memberikan pengaruh besar daam dunia sepak bola. Karena di musim sebelumnya telah memberikan gelar Liga Champions ke 10 bagi Madrid.

  • Laurent Blanc (Paris Saint-Germain)

Laurent Blanc

Pelatih asal Perancis satu ini mampu memberikan Paris Saint-Germain meraih treble winners di ajang domestik. Berkat hasil didiknya, tim yang berjuluk Les Parisiens meraih gelar Ligue 1, Coupe de Ligue dan Coupe de France.

  • Unai Emery (Sevilla)

Unai Emery

Emery yang terbilang berjasa bagi Sevilla selama dua musim beruntun, sukses memberikan tim asuhannya meraih gelar juara Liga Europa. Dengan prestasi yang diraihnya itu, FIFA menilai Emery layak masuk dalam kandidat pelatih terbaik 2015.

  • Josep Guardiola (Bayern Munchen)

Josep Guardiola

Guardiola yang kini melatih klub asal Jerman, Bayern Munchen itu tidak membuat karirnya tenggelam. Pelatih asal Spanyol itu justru mampu sukses memberikan anak asuhnya meraih trofi Bundesliga, DFB Pokal, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

  • Luis Enrique (Barcelona)

Luis Enrique

Dalam menangani Barcelona karir Enrique begitu bersinat, di musim pertamanya, sang pelatih berhasil memberikan Blaugrana meriah gelar La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions.

  • Jose Mourinho (Chelsea)

Jose Mourinho

Pada musim lalu Liga Primer Inggris telah milik Chelsea. Dimana besutan Jose Mourinho berhasil menjuarai Liga Inggris dan Piala Liga. Tetapi, kinerja musim ini terbalik dengan musim lalu. Yang mana jumlah kekalahan The Blues masih lebih banyak ketimbang menang.

  • Jorge Sampaoli (Timnas Chile)

Jorge Sampaoli

Chile telah bangkit dari ketepurukan mereka, yang kini menjadi negara yang terkuat di dunia dalam sepak bola. Dimana mereka di tahun ini telah sukses mengangkat trofi Copa America setelah menumbangkan Argentina dibabak adu penalti.

  • Diego Simeone (Atletico Madrid)

Diego Simeone

Pelatih satu ini memiliki nasik yang sama dengan Carlo Ancelotti. Dimana, musim lalu tim besutannya, Atletico Madrid gagal meraih gelar juara. Meski begitu, kinerja Simeone tidak bisa dipandang sebelah mata. Berkatnya Atletico menjadi salah satu tim yang ditakuti.

  • Arsene Wenger (Arsenal)

Arsene Wenger

Banyaknya kritikan yang didapatkan oleh Wenger, membawa Arsenal raih gelar Community Shield. Meski karir sang pelatih saat ini naik turun, dan FIFA pun menganggap The Profesor merupakan pelatih terbaik tahun ini.

Guardiola Mendapatkan Penghargaan Pelatih Terbaik Liga Inggris

Josep Guardiola

Josep Guardiola yang merupakan manajer utama di Manchester City, telah dipilih sebagai pelatih terbaik Liga Inggris di bulan Februari lalu. Sementara, penghargaan pemain terbaik jatuh pada pemain Tottenham Hotspur, Harry Kane.

Dengan ditunjuknya Guardiola dalam penghargaan tersebut, tidak begitu mengejutkan. Karena sejak di tangani olehnya, The Citizen mampu menampilkan permainan gemilang di Liga Inggris di sepanjang Februari. Yang mana Sergio Aguero dan kawan-kawan sukses memenangkan tiga laga.

Pada bulan Februari lalu, Manchester City berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 4-0 saat berhadapan dengan West Ham United. Sebelum menaklukan Swansea City melalui gol penentu yang dilepaskan oleh Gabriel Jesus. Dengan ditutup kemenangan 2-0 melawan Bournemouth.

Ini merupakan penghargaan di bulan pertama yang diraih oleh mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen sejak menjadi pelaih di Inggris. Dan juga Harry Kane yang bermain dengan mengesankan sejak pulih dari cedera pada bagian pergelangan kaki. Kane telah mencetak empat gol sepanjang Februari lalu dan membuat hattrick saat berhadapan dengan Stoke City dengan skor 4-0.

Josep-Guardiola
Guardiola memberikan isyarat

Guardiola Merendah Saat Meraih Penghargaan Pelatih Terbaik

Pep Guardiola telah memberikan kejutan di Liga Inggris, setelah dirinya melatih klub Manchester City dengan meraih penghargaan sebagai pelatih terbaik di Liga Inggris pada Februari lalu. Raihan yang didapatkan olehnya, berkat sukses memenangkan tiga kali untuk City di bulan Februari.

Namun, di beberapa pekan terakhir ini Pep Guardiola dianggap gagal dalam mempertahankan peforma terbaik Citizen. Yang membuat dirinya, mendapatkan sebuah julukan baru disebut Fraudiola. Kata tersebut di ambil dari kata fraud yang artinya gadungan.

Dengan hal itu, foto Guadiola yang berpose memegang penghargaan itu telah banyak diperincangkan di sosial media. Kemungkinan dari wajah yang terlihat biasa saat berfoto dengan trofi, yang tidak memancarkan rasa kegembiraan sama sekali di wajah sang pelatih.

“Saya rasa lemari Conte sudah penuh dengan banyak penghargaan yang diraih. Maka dari itu, alasan mengapa mereka memberikan penghargaan tersebut kepada orang lain,” ujarnya.

Itulah tanggapan yang dilontarkan oleh Guardiola mengenai penghargaan pelatih terbaik Liga Inggris pertamanya.

Pep Guardiola Pelatih Terbaik
Pep Guardiola Pelatih Terbaik

Ronald De Boer Yakin Guardiola Bisa Buat Manchester City Kuat

Ronald de Boer merasa yakin jika Pep Guardiola mampu membuat Manchester City menjadi spesial di musim mendatang, usai gagal di kompetisi pertamanya. Guardiola yang mendapatkan banyak kritikan di debut musim pertamanya di Liga Primer Inggris, yang hanya menempati ketiga.

Dengan adanya pemain baru seperti Baernando Silva dan Ederson Moraes yang didatangkan pada musim panas ini. The Citizen memiliki harapan yang besar di musim depan dan mantan rekan rekan setim Guardiola ketika bermain di Barcelona, De Boer menjadi yakin sang pelatih itu bisa memberikan jawaban.

“Saya yakin dia mampi memberikan peningkatan Manchester City di musim mendatan, tanpa diragukan lagi,” ucapnya kepada media.

“Saya bisa berkata seperti ini, karena dia merupakan pelatih terbauk. Dia dapat merubah permainan dan membuat tim bermain. Tentunya membuat orang-orang menjadi tertarik utuk melihatnya.”

“Para pendukung akan bersemangat untuk datang ke stadion karena ingin melihat sesuatu. Meski hasilnya tidak selalu bagus, tetapi mereka akan melihat para pemain akan tampil mengesankan. Meraka pun akan melakuakan dengan caranya untuk bisa memenangkan pertandingan.”

“Barcelona bermain di pertandingan yang sulit dan tetap juara di Liga Champions. Kebanyakan orang membicarakan pertahanan mereka rapuh, num tidak. Mereka mampu bermain dengan gemilang dan mereka disukai, maka Pep akan membuat semua ini di City.”

Pelatih Terbaik Sejarah di Liga Champions

Real Madrid Liga Champions

Ini merupakan musim terpenting dalam sejarah Liga Champions. Di pertandingan final musim ini akan berlangsung di Stadion Millenium dan sekaligus bertada dalam ulang tahun ke 25, usai kompetisi yang berganti format di tahun 1992.

Sejak berganti format itu, banyak pelatih yang membawa timnya meraih gelar juara dan bahkan beberapa pelatih ternama pun sukses memenangkan gelar tersebut dari sekali. Maka dari itu, pelatih yang berhasil mendapatkan gelar bergengsi itu akan melonjak tinggi.

Real Madrid yang merupakan klub sukses di sepanjang sejarah Liga Champions usai mendapatkan gelar sebanyak 11 kali. Mereka yang memulai bertanding di dalam kompetisi elite antar klub Eropa musim 2016-2017 yang menghadapi Sporting Lisbon.

Berikut Lima Pelatih Terbaik Sepanjang Sejarah Liga Champions:

  • Jupp Heynckes

Jupp Heynckes
Jupp Heynckes

Pelatih kebangsaan Jermain itu telah menyumbangkan trofi bergengsi Liga Champions pertamanya di tahun 1998 bagi Real Madrid, setelah 32 tahun meraih Piala Eropa terakhir.  Meskipun begitu, Heynckes hanya menangani Madrid selama semusim untuk menentap di Santiago Barnebeu.

Dalam 15 tahun kemudian, kemenangan kedua yang diperoleh Heynckes ketika dia menjabat sebagai pelatih di Bayern Munchen. Yang sebelumnya, dia pernah menelan pahitnya kekalahan di putaran final di tahun 2012. Kesuksesan yang diraihnya bersama klub asal Bundesliga itu sangat spesial, karena timnya mampu meraih treble pertama di dalam sejarah sepakbola Jerman.

Dan mencatatkan sebagai peraih gelar juara Liga Champion untuk kelima kalinya bagi klub Bavaria. Tidak sekedar itu saja, melainkan moment terindah Bayern Munchen yang sukses mengalahkan Barcelona di sebuah pertandingan kandang dan tandang.

  • Sir Alex Ferguson

Sir Alex Ferguson
Sir Alex Ferguson

Alex Ferguson yang sangat lama melatih di Manchester United, mampu memberikan gelar Liga Champions di tahun 1999 yang sebagian dari treble pertama di sepakbola Inggris. Dia pun berhasil menaklukan kompetisi elite Eropa kembali di tahun 2008.

Dia juga bisa memberikan gelar kembali di kancah Eropa jika tidak dihentikan oleh Barcelona yang ditukangi Josep Guardiola di tahun 2009 dan 2011. Dengan hal tersebut, dai harus berlapang dada untuk tidak meraihnya di tahun tersebut. Dimana penampilan Barca saat itu memang sangat gemilang.

  • Josep Guardiola

Josep Guardiola
Josep Guardiola

Pep Guardiola yang pernah mengalahkan Sir Alex Ferguson dalam putaran final tahun 2009 dan 2011. Dia pun merupakan pelatih yang sukses menciptakan salah satu klub yang hebat sepanjang masa. Di dalam skuat yang dimilikinya itu di isi oleh Lionel Messi, Xavi , Andres Iniesta dan Sergio Busquest.

Pelatih kewarganegaraan Spanyol itu mungkin telah memberikan tiga gelar sekaligus, jika tidak dikalahkan oleh pasukan Jose Mourinho saat menjadi pelatih di Inter Milan tahun 2010. Guardiola pun juga membawa Bayern Munchen lolos ke babak semi final tiga kali berturut-turut antara tahun 2014 dan 2016.

  • Jose Mourinho

Jose Mourinho
Jose Mourinho

Usai membuat kejutan bersama Porto yang meraih gelar juara di tahun 2004, dan juga menumbangkan tim raksasa Inggris, Manchester United dalam prosesnya. Jose Mourinho sukses meraih gelar treble pertama dalam sepakbola Italia bersama Inter Milan. Dimana kala itu, tim asuhannya mampu menundukkan Barcelona yang menjadi salah satu laga penentu di tahun 2010.

  • Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti
Carlo Ancelotti

Tidak ada bagi seorang pelatih yang mampu meraih gelar juara Liga Champions dan Piala Eropa lebih dari Carlo Ancelotti. Dia merupakan pakat dalam kompetisi di level tertinggi Eropa, usai memberikan gelar bergengsi untuk AC Milan dan memrikan La Decima atau gelar Eropa ke 10 yang di nanti-nanti Real Madrid di tahun 2014.

Saat ini, Ancelotti yang menjabat sebagai pelatih di Bayern Munchen untuk melanjutkan tugas Pep Guardiola untuk meraih kejayaan di Liga Champions seperti Juup Heynckes.