Montella Sebut Nicola Sebagai Pelatih Terbaik di Italia

Vicenzo Montella yang merupakan pelatih kepala di AC Milan, mengatakan jika dia menganggap pesaingnya Davide Nicola di Crotone, untuk diberikan penghargaan pelatih terbaik di Serie A musim 2016-2017. Dengan adanya pernyataan itu, jelang kedua tim akan bertemu dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Ezio.

Pelatih AC Milan itu pun, memberikan alasannya mengapa Nicola layak untuk mendapatkan penghargaan tersebut. Karena dari empat pertandingan terakhir mereka, Nicola mampu meraih hasil positif berupa tiga kali menang dan bermain imbang satu kali.

Montella pun menganggap koleganya pantas untuk mendapatkan penghargaan sebagai pelatih terbaik di Italia. Berdasarkan kehebatan dari pelatih lawannya itu, Montella sendiri akan berhati-hati dalam menghadapi Crotone. Apalagi, AC Milan dituntut untuk mendapatkan raihan poin penuh agar bisa tampil di Liga Europa.

vicenzo-montella
montella yang tengah mengatur tim asuhannya di sesi latihan

Tanggapan Montella Mengenai Davide Nicola

Vicenzo Montella beranggapan jika Davide Nicola layak menyandang gelar sebagai pelatih terbaik di Italia. Dimana pelatih tersebut telah membuktikan hasil positi dalam beberapa laga terahir mereka di kompetisi Serie A. Hal ini membuat Montella mewaspadai permainan Crotone dalam pertemuan kedua tim nanti.

“Davide Nicola sudah menunjukkan pekerjaannya dengan sangat baik. Saya akan pilih sebagai pelatih terbaik saat ini, terlepas dari banyaknya poin yang dihasilkan olehnya di sisa kompetisi,” ujar pelatih berusia 43 tahun tersebut.

“Di pertandingan kali ini, merupakan sebuah laga yang penting untuk kami dan juga mereka. Meski kami dikalahkan oleh Empoli yang sulit diterima, mengingat penampilan kami yang mengesankan. Tetapi, kami memiliki tujuan untuk bisa bermain di Liga Eruopa,” tutup Montella.

Saat ini, AC Milan masih menempati posisi keenam yang berselisih enam poin dari Atalanta, dimana batas trakhir zona Eropa.

vincenzo-montella-ac-milan
montella sedang diwawancara saat konfrensi pers

Coverciano, Penghasil Pelatih Terbaik

Seorang pelatih yang disebut sebagai bertangan dingin dan memiliki strategi mematikan, Arrigo Sacchi sendiri tidak mempunyai latar belakang sebagai pemain sepak bola profesional. Dimana maestro 70 tahun itu sempat berjualan sepatu bola. Tetapi, usai lulusa dari pendidikan kepelatihan di Coverciano, dia mampu meracik strategi.

Pusat pendidikan kepelatihan yang berada di Florence, tepatnya di wilayah Tuscany Italia itu telah didirikan dari tahun 1958. Yang mana telah melahirkan ratusan pelatih terbaik dunia, bisa dicontoh seperti Sacchi. Bagi para calon yang ingin menjadi pelatih, tidak hanya duduk untuk mendengarkan dosen saja.

Namn, mereka harus membuka sebuah forum bagi siswa untuk bisa mengembangkan ide dan saran. Pendidikan pelatihan di Coverciano ini pun tidak hanya sekolah biasa. Mereka pun mempunyai kurikulum yang sistematis dan juga memiliki museum agar menimbulkan rasa bangga dan nasionalisme untuk siswanya.

Di dalam musem itu pun terdapat sebuah dokumentasi sejarah sepak bola Italia. yang berisi seperti jersey, bola, video, medali dan juga piala. Maka dari itu lulusan dari Coverciano memiliki gagasan yang jitu bagi sebuah tim. Salah satunya yaitu Carlo Anceloti yang telah memberikan gagasan mengenai sepak bola masa depan yang dinamis.

Termasuk juga Roberto Mancini yang meriset tentang gelandang serang Il Trequartista. Adapun alumni lainnya yang saat ini tengah menangani klub-klub besar di Eropa, seperti Antonio Conte (Chelsea). Luciano Spaletti (AS Roma), Massimiliano Allegri (Juventus), Maurizio Sarri (Napoli), Claudio Ranieri (Leicester City) dan Stefano Pioli (Inter Milan).

Untuk regenrasi dari lulusan pelatih di Coverciano yang tengah naik daun, seperti Simone Inzaghi (Lazio), Vicenzo Montella (AC Milan), Massimo Rasteli (Cagliari) dan Roberto Donadoni (Bologna). Tetapi, bagi Davide Nicole bisa dikatakan kurang menonjol karena prestasi Cotone di debutnya dalam melatih klub Serie A.